by : Nesya Ardella Simamora
Rutinitas yang kita lakukan setiap hari, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur saat malam hari, memang sangat membosankan. Belum lagi target di kerjaan dan beberapa to do list yang sudah terbayang bayang dikepala sebelum tidur. Sehingga kualitas tidur kita tidak sempurna, pekerjaan malah masuk ke dalam mimpi. Alhasil istirahat tidur malam kita bukan menjadi suatu momen untuk mengistirahatkan pikiran dan tubuh kita, malah bangun tidur kita menjadi sangat sangat malas untuk memulai hari. Capek dan bosan akan rutinitas memang suatu hal yang hampir setiap orang temui. Merasa capek oleh banyaknya pekerjaan juga adalah hal lumrah, dan setiap manusia pasti bisa merasakannya. Namun, pertanyaannya adalah apakah kita bisa bangkit dari rasa malas itu ? Bagaimana caranya ?.
Memang kunci dari rasa malas itu terletak pada diri kita sendiri. Malas dilawan dengan segera bergerak. Pusing memang ketika melhat tumpukan pekerjaan, namun kita bisa memulainya dengan break down tumpukan pekerjaan itu menjadi keping-keping kecil. Jika kita terus memikirkan pekerjaan yang banyak itu, yang ada rasa malas itu akan semakin mengakar saj dan pekerjaan kita akan semakin sulit. Jadi sebaiknya kita pecah pekerjaan-pekerjaan yang banyak menjadi mulai dari pekerjaan yang paling mudah, kita lakukan lebih dahulu. Start dari yang mudah. Itu akan lumayan membuat kita mulai mempunyai keinginan untuk mengerjakannya. Dan ingat, setiap apapun yang kita kerjakan, akan sangat berdampak baik terhadap produktivitas kita. Intinya tetap saja bergerak meskipun itu terlihat kecil.
Rasa malas adalah rasa yang memvalidasi kita kalau kita ini manusia. Namun, jangan terus-terusan terjerat dengan rasa malas ini ya. Take a rest itu memang perlu, namun kita tetap harus fokus pada pekerjaan kita dan terus produktif. Jika terasa lelah, beristirahat. Selanjutnya, bergerak lagi. Jika capek, istirahat lagi. Lalu bergerak lagi. Begitu seterusnya. Ingat kesehatan Tubuh dimulai dengan pikiran yang tenang. Jangan ragu untuk berhenti sejenak.